Fabio Quartararo Dilanda Rasa Sakit di Tes MotoGP Portimao 2023

0

Fabio Quartararo mengaku merasakan sakit saat menjalani tes pramusim MotoGP Portimao, Portugal, pada akhir pekan lalu.

Fabio Quartararo sudah menyelesaikan tes pramusim MotoGP Portimao, Portugal, pada akhir pekan lalu.

Pada tes musim dingin tersebut, sang pembalap mengaku mengalami sedikit rasa sakit.

Itu ia ungkapkan setelah ditanya soal pergelangan tangannya yang sempat patah saat menjalani latihan di musim dingin.

Namun rider Monster Energy Yamaha tersebut mengaku tidak adalah masalah serius pada rasa sakitnya.

Kisah Masrup, Warga Lombok Tengah yang Kebunnya Tergusur Proyek Sirkuit Mandalika “Saya hanya mengalami sedikit rasa sakit pada Sabtu pagi, tetapi tidak di area lengan saya yang patah.

Tapi mungkin itu (terjadi) karena menghabiskan 90 lap di hari pertama, dan saya melakukan 88 lap pada hari Minggu, jadi totalnya hampir 180 laps.

Saya cukup senang dengan kondisi fisik saya,” kata dia, dikutip Tempo.co dari Speedweek.

Quartararo sendiri mampu memperlihatkan performa yang cukup apik di tes pramusim MotoGP Portugal 2023.

Hal itu terbukti setelah dirinya berhasil konsisten menempati posisi di 10 besar dalam dua kesempatan berbeda.

Pada hari pertama, dirinya mampu menyelesaikan sesi tes pramusim di urutan ke-8 dengan catatan waktu 1 menit 39,614 detik.

Sedangkan di hari kedua, ia naik ke peringkat 3 lewat raihan waktu 1 menit 38,302 detik.

WSBK di Sirkuit Mandalika Disebut Rugi Rp 100 M, Ini Kilas Balik Dibangunnya Sirkuit Mandalika “Kemajuan hari Minggu tidak ada hubungannya dengan hal baru, tetapi karena komponen lama.

Itu juga banyak hubungannya dengan pengaturan.

Bagaimanapun, kombinasi ini bekerja dengan cukup baik,” jelas dia.

“Karena pada hari sabtu saya hanya mencatat waktu 1:39,6 menit dalam perburuan waktu.

Pada hari Minggu saya telah meningkatkan kecepatan balapan saya hampir satu detik,” ujar Quartararo.

Lebih lanjut Quartararo menjelaskan bahwa Yamaha telah melakukan banyak perubahan pada motornya untuk menghadapi Grand Prix MotoGP 2023.

Itu dikarenakan Yamaha hampir selalu menggunakan motor balap yang sama dalam empat tahun terakhir.

“Banyak yang telah berubah untuk tahun 2023.

Saya pikir itu terlalu banyak.

Kami hampir selalu memiliki motor yang sama, sekarang benar-benar berbeda.

Sekarang memiliki sedikit modifikasi dan menggunakan mesin baru 2023,” katanya.

“Ini akan membuat musim sedikit lebih sulit di awal.

Tapi jika pekerjaan berlanjut di Yamaha dan suku cadang baru masuk, kami bisa menjadi yang terdepan di paruh kedua musim ini,” tutup Fabio Quartararo.

Pilihan Editor: Sejumlah Pembalap MotoGP Keluhkan Kerikil di Sirkuit Portimao SPEEDWEEK Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *